Duc in Altum
“Duc in Altum (Bertolaklah ke tempat yang dalam)”
Itulah sabda Yesus kepada Simon Petrus dan kawan-kawannya ketika mereka pertama kali bertemu. Dan sabda itu juga yang menjadi semboyan bagi Mgr. Johannes Pujasumarta dalam tugas penggembalaannya yang baru, menjadi uskup bagi Keuskupan Bandung.
Uskup Bandung terdahulu, Mgr. Alexander Soetandio Djajasiswaja meninggal pada tanggal 19 Januari 2006. Dan telah 2 setengah tahun Keuskupan Bandung tidak memiliki seorang uskup. Namun penantian panjang itu telah membuahkan sukacita pada hari Rabu, 16 Juli 2008, saat uskup terpilih, Mgr. Johannes Pujasumarta, ditahbiskan menjadi Uskup Bandung.
Misa Tahbisan dilaksanakan di Sasana Budaya Ganesha, sarana pertemuan milik Institut Teknologi Bandung. Misa dimulai pukul 4 sore dan berakhir pukul setengah tujuh malam. Setelah itu acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Hadir pula dalam perayaan ini uskup-uskup dari berbagai tempat di Indonesia.
Ada beberapa hal menarik dalam misa ini. Salah satunya, saat selesai komuni, uskup berkeliling untuk memberikan berkat kepada umat. Saat berkeliling, mitra (semacam topi yang dikenakan uskup) bapak Uskup jatuh. Pada acara selanjutnya, yaitu acara sambutan dari beberapa pihak, perwakilan KWI berkelakar bahwa umat keuskupan Bandung dipersilakan untuk mengajukan proposal ke KWI, yaitu proposal untuk melakukan “reboisasi” terhadap kepala Mgr. Pujasumarta, agar di lain kesempatan mitra yang dikenakan tidak jatuh lagi.
Yang tidak kalah menarik adalah saat Mgr. Pujasumarta memberikan sambutan. Beliau memberikan sambutan dalam bahasa Sunda. Karena beliau berasal dari Jawa, tentulah bahasa Sunda yang diucapkan beliau kurang benar dan cukup menggelitik telinga umat yang hadir, sehingga pada beberapa kesempatan umat tertawa terbahak-bahak. Namun usaha bapak Uskup untuk dekat dengan umat gembalaannya patutlah dipuji.
Selamat datang Mgr. Pujasumarta, selamat bertugas, semoga Tuhan selalu menyertai. Amin.
July 18, 2008 at 4:41 pm
ih kok uskup bandung org jawa yah? hehe.. gw gtw.. kirain klo uskup di suatu daerah itu, hrs org dr daerah itu jg.. hehe.. jd brpikir.. kardinal indonesia, org italy.. hahahhaa~
July 18, 2008 at 5:24 pm
Uskup yg sekarang dari KAS (Keuskupan Agung Semarang). Uskup Bandung sebelumnya juga. Kardinal Yulius Darmaatmaja (uskup KAJ -> Keuskupan Agung Jakarta) juga dari KAS. Trus dulu uskup Surabaya (kayanya udah meninggal n diganti) juga dari KAS.
Kayanya tempat asal gw, Semarang adalah penghasil Uskup. Hehehe.
July 19, 2008 at 7:18 am
[...] Duc in Altum – blognya Ivan [...]